Yatim Piatu Dhuafa Tuna Netra

..... Assalamu'alaikum Wr. Wb. ... SELAMAT DATANG di Yayasan TABUNGAN SURGA sebagai Tempat LADANG AMAL USAHA ANDA | Update Program : MARHABAN YA RAMADHAN 1439 H - 2018 M | Pembangunan Mushola Tuna Netra | Pembangunan Asrama Tuna Netra | Rekening Donasi Wakaf Tunai, Bank Syariah Mandiri (BSM) 004 002 4082 a.n Tabungan Surga |


Memulai usaha dari Kecil untuk mewujudkan Cita-cita Besar


BULLETIN
BAITUL JANNAH
"Berdakwah & Membangun Ekonomi Ummat"

KABAR DARI SURGA
Zakat
Sedekah
Wakaf Tunai
Aqiqah
"Namaku Jaenal"
Rumah Surgaku (Puisi)
Manajemen Perusahaan Bernilai Islami
Memulai usaha dari Kecil untuk mewujudkan Cita-cita Besar
Sebuah pemikiran Menjalani bisnis Penuh Makna

Pengangguran yang terus meningkat beberapa tahun terakhir ini merupakan masalah yang serius bagi bangsa Indonesia. Badan Pusat Statistik tahun 2006, mencatat panganguran terbuka mencapai 11.104.693 orang. Mesti diakui, memang kenyataannya persoalan persoalan Umat dan bangsa yang begitu kompleks yang terjadi saat ini tidak mungkin bisa diselesaikan oleh Negara saja, hal ini tentunya harus didukung oleh berbagai komponen lapisan masyarakat.
Pernah seorang teman mengatakan bahwa Entrepreneur/Pengusaha/Saudagar adalah golongan orang-orang yang pertama ‘masuk Surga’, walaupun terdengar seperti agak berlebihan tapi pada akhirnya ada benarnya juga, karena Entrepreneur/Pengusaha/Saudagar adalah sebagai seorang yang membuka lapangan kerja, baik bagi dirinya sendiri maupun orang lain, dan dapat menjadi jawaban atas masalah pengangguran, apalagi bila ia seorang pengusaha yang mempunyai visi & misi sosial

“Kejarlah dunia seakan akan engkau akan hidup selamanya, dan kejarlah negeri akhirat seakan akan engkau akan mati esok hari” Hadist Rasulullah SAW ini menggambarkan bahwa sah sah saja jika kita untuk meraih dunia dan segala isinya sebanyak banyaknya, namun tetap mensegerakan diri untuk melakukan kebaikan. Bahkan hadist yang mengatakan bahwa “Kefakiran/Kemiskinan akan dapat membawa kekufuran/meninggalkan agama” lebih ekstrim lagi ini dapat diartikan bahwa Tuhan memerintahkan Umatnya untuk kaya ,tinggal bagaimana cara kita memanfaatkan kekayaan tersebut

Pada jaman sekarang kita melihat banyak teladan yang menggambarkan bagaimana anak-anak muda dapat menjadi pengusaha-pengusaha yang sukses dan dikenal di seluruh dunia. Banyak orang mengenal YouTube, sebuah website tempat berbagai video, yang didirikan oleh 3 orang anak muda. Bisnis yang dimulai dari sebauah garasi ini akhirnya berkembang menjadi website yang sangat popular dan manjadi incaran beberapa perusahaan besar.. Cerita bisnis YouTube seakan-akan merupakan pembuatan ulang dari perjalanan bisnis beberapa tokoh yang kini sangat terkenal. Bill Gates dari Microsotf dan Steve Job dari Apple yang sekarang sudah menjadi pebisnis senior, awalnya memulai usaha mereka secara kecil dan mendobrak dunia saat masih sangat muda.

Sayangnya belum banyak kiprah anak muda di Indonesia yang dapat mulai menapak jalan menuju kelas dunia, padahal sebagai muslim, banyak teladan yang telah dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW yang selain seorang pendakwah namun juga seorang Entrepreneur sukses dalam membangun bisnis berkelas dunia.

Pertanyaan besar adalah mengapa tetap sedikit orang yang memulai usaha dan lebih banyak yang tidak? Padahal semakin banyak orang yang sadar. Bahwa entrepreneurship adalah salah satu jalan untuk meningkatkan kesejahteraan bagi diri sendiri dan orang lain.

Seorang entrepreneurship Muslim tidak hanya bertujuan untuk mencetak uang (make money), tapi berusaha untuk membuat makna (make meaning). Yakni bagaimana membuat membuat sesuatu usaha yang dapat meningkatkan kualitas hidup orang banyak .

Pola pikir adalah hal yang pertama yang harus dirubah. Tidak ada cara lain, Pola pikir seorang entrepreneur harus memiliki sikap mental positif diri, kreatif, pantang menyerah, keinginan berprestasi, mau belajar, dan mau mengambil risiko, sebagaimana pola pikir yang dimiliki pengusaha pengusaha yang telah meraih sukses. semua hal teknis yang diperlukan untuk menjalankan bisnis dapat dipelajari atau ditemukan pada orang lain, karena memang bahwa dalam menajalankan bisnis nantinya akan terus menghadapi masalah. Namun akan ada dua hikmah yang muncul dari sini. Pertama, dengan terus memecahkan masalah, orang menjadi lebih pintar dan akhirnya mampu melihat peluang-peluang lain untuk berbisnis,

Sering dialami banyak pengusaha, Ketika memulai satu bisnis, itu seperti membuka sebuah pintu (yang kita tidak tahu pasti, apa yang ada dibaliknya) namun didalam perjalanannya banyak menemukan pintu-pintu lain yang dapat kita buka, begitu seterusnya, selalu ada pintu-pintu/peluang berikutnya”

hasil penelitian Prof. Kuemmerle dari Harvard Business School yang dilakukan pada periode 1987 sampai 2002 terhadap 50 perusahaan start-up menyebutkan, bahwa salah satu ciri entrepreneur yang bisa sukses adalah kemauan untuk memulai dari suatu yang kecil.

Pada dasarnya setiap orang punya potensi, sekecil apapun, sehingga setiap orang bisa memulai suatu usaha, sekecil apapun. orang bijak di Cina memiliki pepatah “Perjalanan ribuan mil dimulai dengan satu langkah awal ”. Banyak pelajaran dan ilmu yang dapat diambil dari Negara China dalam membangun Ekonomi negerinya, kecerdasan dalam memberdayakan potensi rakyatnya telah mampu menggetarkan perekonomian Negara ‘raksasa’ Amerika Serikat

Gambaran kesuksesan-kesuksesan diatas adalah sesuatu yang dimulai dari kecil, namun gambaran tersebut cukup dapat menjadi sebuah keyakinan untuk kita dalam mengambil keputusan untuk berani menjadi Entrepreneur/pengusaha kecil dalam rangka mewujudkan cita cita besar kita sebagai Rahmatan lil alamin, apalagi Agama telah memberikan motivasi dan janji janji yang kita telah kita yakini.

Dapat disimpulkan pula dari pandangan-pandangan tersebut di atas bahwa Paradigma/pola pikir adalah hal yang tidak kalah penting dari modal financial, namun Islam sangat mengedepankan konsep ‘Berjemaah’ ini artinya tak lepas diperlukan dukungan bersama dari kalangan entrepreneur yang sudah establish/kuat serta yang memiliki visi dunia akhirat untuk senantiasa memberikan bimbingan kepada calon calon entrepreneur muda yang ingin maju, mandiri dan menjadi besar agar dapat menularkan nilai manfaat bagi kemaslahatan orang banyak.




"Karena Zakat, Allah SWT mengangkat Derat Mereka & Kita semua"





Halaman